- Tujuh macam-macam
hakikat dan fungsi bahasa
a.
Bahasa sebagai
lambang
Maksudnya
bahasa itu dapat digunakan untuk menamai benda-benda atau symbol, gejala
(symptom), dan hal tersebut sudah di sepakati oleh setiap orang di link
tertentu. Bahasa sebagai lambang dapat membuat ekspresi dan gerakan atau bahasa
tubuh (gerture) kita bermakna sesuatu atau menjadi sebuah isyarat. Bahasa sebagai
lambang merupakan tanda terjadinya sesuatu (signal).
Contohnya
: pada rambu lalu lintas terdapat 3 warna lampu yaitu warna merah, warna
kuning, dan warna hijau. Kita semua pada umumnya mengerti jika lampu merah
bermakna berhenti ketika berkendara, warna kuning menyala bermakna hati-hati,
dan jika warna hijau menyala bermakna jalan.
b.
Bahasa sebagai
arbriter
Bahasa
itu tidak tetap atau berubah-ubah. Dapat digunakan dengan bebas atau
sewenang-wenang dan senang hati sesuai kehendak si pemakai, tanpa memperhatikan
kaidah kebahasaan (misalnya tidak menggunakan susunan lengkap S, P, O, K). Biasanya
ini terjadi dikarenakan semakin berkembangnya zaman.
Contohnya
: dialek, ideolek, dan sosiolek. Dialek digunakan pada masyarakat daerah atau
wilayah tertentu, misal bahasa Sunda, bahasa Jawa, bahasa Madura, dan
lain-lain. Ideolek digunakan oleh orang
tertentu dengan penggunaan kata tertentu dan ciri khas atau gaya, misal “Lo mau
kemana?”. Sedangkan sosiolek digunakan oleh beberapa orang yang berbentuk
perkumpulan, misal bahasa waria, “Titi dj ya cin..”
c.
Bahasa sebagai
bunyi
Maksudnya
bahasa itu penting digunakan sebagai media komunikasi. Ujaran bahasa
mengeluarkan lambang-lambang suara yang dapat di mengerti. Bahasa dalam pikiran
berjalan seperti suara-suara yang hanya kita tahu dan mengerti.
Contohnya
: ketika berbincang-bincang, seseorang akan mengeluarkan bunyi.
d.
Bahasa itu
produktif
Maksudnya
bahasa itu menghasilkan kosa kata yang baru, yang dulu belum ada menjadi ada
dan menjadi tren saat ini. Dan bahasa ini di gunakan dalam kehidupan
sehari-hari untuk berkomunikasi, dan digunakan untuk lelucon.
Contohnya
: dulu apalah-apalah belum ada. Dan sekarang kosakata apalah-apalah menjadi
tren orang saat ini.
e.
Bahasa itu unik
Maksudnya
ketika bahasa di tambah sedikit kosakata akan memiliki makna yang berbeda.
Contohnya
: cubit dengan di cubit. Cubit berarti seseorang yang melakukan cubit. Jika kosakata
itu di tambah “di” maka maknanya akan berbeda yaitu seseorang yang kena cubit.
f.
Bahasa itu
bervariasi
Maksudnya
beda usia, jenis kelamin, tempat
tinggal, dan jabatan seseorang akan memiliki tingkatan dalam menyampaikan
bahasa tersebut.
Contohnya
: pada perbedaan usia, pada usia dewasa, orang akan menggunakan bahasa yang
konvensional sebagaimana digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
g.
Bahasa itu
manusiawi
Maksudnya
bahasa itu terjadi antar manusia dengan manusia .
Contohnya
ketika seseorang melakukan komunikasi, maka yang diajak komunikasi adalah
manusia, bukan selain manusia.
- Menentukan
presupposisi dan entailmen
a.
Surya sudah
mulai terlihat.
Presupposisi : ada orang namanya surya, surya yang
di maksud adalah matahari.
Entailmen :
surya sudah datang.
b.
Sekarang aku
sudah tidak disana lagi
Presupposisi : aku sudah pulang, kemaren disana.
Entailmen :
aku tidak ada disana
c.
Apakah masih
jauh untuk sampai ke Surabaya
Presupposisi : masih diperjalanan menuju Surabaya,
merasa jenuh di kendaraan.
Entailmen : mencari informasi tentang masih
jauh tidaknya untuk sampai di Surabaya.
d.
Laptop Andi baru
Presupposisi :
laptop Andi rusak, Andi membeli laptop, Andi memiliki banyak uang.
Entailmen : Andi memiliki laptop baru.
e.
Wawan tidak jadi
ke Surabaya
Presupposisi : Wawan sedang ada halangan mungkin
sakit, mobilnya mogok.
Entailmen :
Wawan tidak jadi ke Surabaya
Demikian hasil diskusi kami, apabila ada kurangnya kami mohon maaf. Dan kami membutuhkan kritik dan saran dari pembaca. semoga bermanfaat bagi kita.
nama kelompok :
1. Bai'atul
2. Windi Wahyu
3. Luluk Hidayatul
4. Sulastrianik
5. Tiara Eka
6. Angga Tri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar